Sendang Kasihan, Petilasan Sunan Kalijaga

Posted on April 18, 2008. Filed under: obyek wisata | Tags: , , , |

Lokasi Sendang Kasihan secara administratif terletak di Dusun Kasihan, Kalurahan Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Propinsi DIY. Tepatnya berada sekitar 1,5 km di sebelah barat pabrik gula Madukismo. Lokasi ini dapat dijangkau dari perempatan Kasihan (ring road selatan) lurus ke selatan kurang lebih 1 kilometeran.

Sendang Kasihan ini memiliki keistimewaan karena airnya tidak pernah kering. Mata air yang muncul dari dalam tanah pun bening. Sendang ini bila diamati dari timur akan tampak gambaran keseluruhannya seperti pohon beringin. Akan tetapi jika diamati dari arah barat maka akan tampak gambaran seperti sebentuk kendi. (more…)

Advertisements
Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Panggung Krapyak, Tempat Berburu Raja-Raja Yogyakarta

Posted on April 18, 2008. Filed under: obyek wisata | Tags: , , , |

Terletak di Krapyak, Panggungharjo, Sewon. Bahan bangunan yang digunakan batu bata berplester, dengan u kuran panjang 17,60 m, lebar 15 m, tinggi 10 m. Bangunan Panggung Krapyak mempunyai 4 (empat), bauh pintu pada masing-masing sisinya.

Didalam ruangan tersebut terdapat dinding tembok yang membentuk ruangan-ruangan . Bangunan ini terdiri dari dua tingkat. Untuk menuju tingkat atas terdapat lubang untuk memasang tangga disisi ruang barat laut (tangga tersebut sekarang sudah hilang). Kondisi bangunannya cukup terawal. Di sebelah timur panggung Krapyak terdapat sebuah kolam yang sering disebut dengan umbul. Kondisi bangunannya sudah rusak karena tidak terawat , terbuat dari bata yang dilepas. Panggung Krapyak merupakan lokasi perburuan bagi raja – raja Kasultanan.

Sumber

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Situs Surocolo, Gua Petilasan Masa Hindu

Posted on April 18, 2008. Filed under: obyek wisata | Tags: , , , |

Terletak di dusun, Poyahan, Seloharjo Pundong , Bantul. Di situs ini terdapat sendang Surocolo dan tiga buah gua yaitu Gua Surocolo, Gua Tawas, dan Gua Penek. Di sekitar situs ditemukan pula arca Mahakala, Jaladwara, batu-batu candi dan batu- batu Prasasti. Gua Surocolo merupakan peninggalan masa Hindu yang berlanjut sampai masa Islam. Tinggalan masa Hindu yang dapat diketahui dengan ditemukannya arca-arca di sekitar situs.

Pada tahun 1976 telah ditemukan area perunggu yang sekarang di kantor BP3 Yogyakarta. Pada masa Islam gua ini digunakan sebagai tempat istirahat Sunan Amangkurat Mas dari kejaran tentara Belanda. Ruangan Gua kosong berukuran (2 x 2,5 m) . Dahulu di tempat ini terdapat prasasti batu yang telah di bawa ke museum Jakarta Prasati tersebut berisi Kronogram yang berbunyi: Krtining pannembah winayang hing ratu – 1624. Di depan gua Surocolo terdapat sebuah prasasti dari batu andesit berukuran 51 x 24,5 x 12 cm. (more…)

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Situs Bawong, Petilasan Sultan Agung

Posted on April 18, 2008. Filed under: obyek wisata | Tags: , , , |

Petilasan ini terdapat di dusun Bawong I , dan Bawong II , Desa Trimulyo, Kec Jetis, Kab, Bantul. Di petilasan ini terdapat beberapa tempat maupun benda yang dikeramatkan.

Batu Panah, berbentuk batu padas yang digores dengan benda tajam selebar 10 cm , dan panjangnya 1m dan merupakan batu bekas panah Sultan Agung.

Petilasan Kuda Sembrani, Pada petilasan ini terletak di bawah batu panah dengan posisi miring. Pada batu ini terdapat empat buah tulang dari bawah ke atas dengan jarak masing-masing 40 cm garis tengah lubang 10 cm. Pada bagian atas sisi kanan terdapat seperti kubangan sedalam 10 cm dengan lebar 75 cm. (more…)

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Makam Giriloyo

Posted on April 18, 2008. Filed under: obyek wisata | Tags: , , , |

Kompleks makam Giriloyo, Berada di Cengkehan, Wukirsari Imogiri. Makam Giriloyo merupakan peninggalan masa Islam sekitar abad 17 M dan sampai saat ini masih dikeramatkan oleh masyarakat. Tokoh yang dimakamkan disini yaitu Pangeran Juminah. Beliau adalah Paman Sultan Agung.

Pada mulanya makam ini dipersiapkan bagi makam Sultan Agung beserta keluarganya, tetapi yang di makamkan pertamakali adalah Pangeran Juminah, maka Sultan Agung membatalkan dan kemudian makam dirinya dipindah ke Pajimatan Imogiri. Komplek makam Giriloyo terbagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu : sisi barat, timur dan makam di luar pagar keliling. Makam sisi barat dan timur dikelilingi pagar tembok setinggi 1,5 m dengan tebal 0,80 m . Pagar keliling berdiri diatas talud yang terbuat dari batu putih. (more…)

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Pleret, Petilasan Keraton Mataram Kerta

Posted on April 18, 2008. Filed under: obyek wisata | Tags: , , , |

Karta, Kerta, atau Charta adalah nama sebuah dusun di wilayah Kalurahan Plered, Kecamatan Plered, kurang lebih 4 kilometer arah selatan dari Kotagede. Karta dulunya adalah sebuah nama kompleks Keraton Mataram setelah Mataram Kotagede.

Keraton Mataram Karta dibangun oleh Sultan Agung. Waktu pembangunan keraton ini tidak diketahui dengan pasti. Akan tetapi mengingat Sultan Agung naik tahta sekitar tahun 1614-an, maka pada abad itulah kira-kira Karta dibangun. Ketika pembangunan Keraton Kerta dilakukan, Sultan Agung untuk sementara masih tinggal di dalam keraton ayah dan neneknya, yaitu di Kotagede.

Peninggalan-peninggalan Keraton Kerta dapat dikatakan sangat minim. Peninggalan yang minim itu pun tidak begitu banyak membantu untuk memperkirakan bagaimanakah kira-kira bentuk Keraton Kerta pada zamannya.

Benda peninggalan yang dapat ditemukan di sana hanya berupa dua buah umpak/alas tiang yang terbuat dari batu andesit, sisa batuan berbentuk persegi yang diduga merupakan salah satu komponen batur. Umpak tersebut berbentuk prisma terpancung. Jumlah umpak tersebut semula adalah empat buah. Satu buah dibawa ke Taman Sari Yogyakarta dan digunakan sebagai alas tiang/umpak Masjid Saka Tunggal yang ada di kompleks Taman Sari Yogyakarta. (more…)

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Makam Imogiri, Komplek Makam Raja-Raja Mataram

Posted on April 18, 2008. Filed under: obyek wisata | Tags: , , , |

Makam Imogiri merupakan komplek makam bagi raja-raja Mataram dan keluarganya. Kompleks ini berada di Ginirejo Imogiri. Makam ini didirikan oleh Sultan Agung antara tahun 1632 – 1640M merupakan bangunan milik keraton kasultanan.

Raja Mataram yang pertama dimakamkan di Imogiri yaitu Sultan Agung Hanyokrokusumo. Beliau yang memutuskan bahwa Imogiri menjadi makamnya kelak setelah beliau wafat. Hingga saat ini Raja Kasultanan Yogyakarta dan Surakarta yang wafat dimakamkan di sini. Musim liburan banyak wisatawan lokal berkunjung ke Makam Imogiri selain berziarah sambil menikmati pemandangan yang indah pegunungan selatan Yogyakarta. Pada bulan Soro menurut kalender jawa dilaksanakan upacara pembersihan “nguras” Padasan Kong Enceh. (more…)

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Petilasan Panembahan Senopati

Posted on April 18, 2008. Filed under: obyek wisata | Tags: , , |

Kotagede yang sering disebut juga Sargede terletak kurang lebih lima kilometer di sebelah tenggara Yogyakarta. Di kawasan ini wisatawan dapat mengunjungi makam Raja-raja Mataram seperti Sutowijoyo atau Ngabei Loring Pasar, pendiri Kerajaan Mataram yang kemudian digelari Panembahan Senopati. Ada juga makam yang unik dari Ki Ageng Mangir, yaitu menantu dan sekaligus musuh Panembahan Senopati. Jasadnya dimakamkan diluar kompleks.

Seratus meter dari makam terdapat sebuah batu yang disebut ‘Watu Gilang’, yaitu batu yang digunakan oleh Panembahan Senopati untuk menghantam kepala Ki Ageng Mangir hingga tewas. Bagi yang ingin masuk ke dalam makam harus mengenakan pakaian tradisional yang dapat disewa di tempat itu juga. Makam Raja-raja di Kotagede dibuka setiap hari Senin jam 10.00 sampai 12.00, dan hari Jumat. Di sana terdapat gerbang yang anggun, kolam yang penuh dengan Clarius Melanodermas dan kura-kura kuning yang telah berumur ratusan tahun, masyarakat meyakini bahwa kura-kura tersebut ajaib dan keramat Kompleks makam berada dalam lingkungan pagar tembok berbahan batu putih dan batu bata. (more…)

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Makam Ki Ageng Selohening

Posted on April 18, 2008. Filed under: obyek wisata | Tags: , , |

Makam Ki Ageng Selohening yang merupakan kerabat kerajaan Majapahit terletak di atas Dusun Mancingan, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek. Makam ini mulai dikeramatkan orang sekitar tahun 1927 sedangkan cungkupnya dibangun tahun 1961.

Ziarah ke makam ini biasanya dilaksanakan pada malam Selasa Kliwon, Jumat Kliwon dan malam 1 Suro.

Sumber

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Makam Syeh Bela-Belu

Posted on April 18, 2008. Filed under: obyek wisata | Tags: , , |

Disini terdapat dua makam yaitu: Syeh Bela Belu dan Damiakik. Menurut sejarah, Syeh Bela Belu merupakan anggota kerajaan Majapahit yang giat menyebarkan agama Islam . Sebagai ulama Bela Belu sering berpindah pindah sebelum menetap di tempat ini, sampal meninggal dunia.

Usia makam ini sama dengan usia makam Syeh Maghribi . Di tempat ini juga ditemukan arca Banteng dan arca Putri, yang tidak utuh lagi, dan diperkirakan berhubungan dengan makam. Makam ini terletak di atas Bukit Banteng, dicapai dengan tangga selebar 1,60 m dikelilingi pagar tembok setinggi 1,50m. Bangunan yang ada disini adalah tempat sesaji, tempat Juru kunci, gudang, dan tempat tirakat atau nenepi. Acara yang sering dilakukan di sini adalah Ziarah dan Tirakatan Malam Satu Suro. Pengelolaannya ditangani pihak Kraton.

Sumber

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

« Previous Entries

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...